Baru-baru ini kondisi cuaca laut berombak besar sehingga banyak nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kuala Idi Aceh Timur yang terpaksa harus libur melaut, dan ketika para nelayan libur melaut, para tekong atau nahkoda kapal nelayan sering ngumpul dan ngobrol bersama saya di warung kopi. Banyak cerita yang saya peroleh dari para nelayan tentang pengalaman mereka selama melaut atau tetang cara-cara menangkap ikan. Bahkan mereka juga menceritakan tentang Euntei Iei (Salah satu jenis hantu Laut).


Source Image


Dalam bahasa Aceh hantu laut yang satu ini disebut Entei Ie atau ada yang menyebutkan Bambang Taloe Aroh, belum kita ketahui apa namanya hantu ini dalam bahasa Indonesia atau bahasa lainnya. Menurut cerita nelayan Entei Ie merupakan salah satu jenis hantu yang awalnya nampak di dalam air di pinggiran perahu bercahaya putih seperti kunang-kunang, kemudian pelan-palan akan naik ke perahu melalui tali yang bergantung ke air laut, Euntei Ie akan naik banyak-banyak ke perahu, dan jika tidak dilihat oleh awak nelayan, Euntei ie akan besar dan berubah menjadi air yang akan memenuhi seluruh perahu, bahkan Euntei ie ini bisa berada di tiang radio atau tiang bendera kapal nelayan, lama-lama dapat menenggelamkan perahu.

Konon ceritanya Euntei ie atau Bambang Taloe Aroh ini bisanya akan hilang bila awak kapal nelayan ramai mengumpulkan iek (Aceh) air seni atau urine (Indonesia) dalam sebuah ember lalu menyiram ke atas Euntei Ie. Dengan menyiram air seni, Euntei Ie akan menghilang dari perahu atau kapal nelayan. Ada juga para nelayan mengatakan, Euntei Ie akan hilang karena takut kepada tali ijok. Maka kebayakan kapal nelayan memasang tali ijok pada tiang-tiang lampu kapal atau tiang lainnya.

Misteri Euntei Ie kerap diceritakan para nelayan di kampung saya. Kisah tetang misteri Euntei Ie telah telah saya dengarkan di ceritakan para nelayan sejak saya masih sekolah SMA dulu, karena kampung saya berada di pesisir pantai dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan. Meski Euntei Ie atau Bambang Taloe Aroh ini sering saya dengarkan, namun saya belum pernah melihat wujud aslinya. Yang pasti misteri Euntei ie sebuah misteri yang masih menjadi pembicaran para nelayan di daerah saya hingga hari ini. Entah itu hanya cerita benaran atau memang karangan nelayan, tetapi jika kita katakan cerita karangan, banyak nelayan yang mengetahui tetangEuntei Ie, bahkan mereka mengaku ada yang pernah mengalami Euntei Ie dari laut naik ke perahu mereka. Biasanya Euntei Ie ini akan muncul saat musim badai laut dan hujan di laut.

Cerita tentang hantu laut Euntei Ie atau Bambang Taloe Aroh ini juga dibenarkan oleh Panglima Laot Lhok Idi, Razali M. Ali, beliau mengatakan, dahulu Bambang Taloe Aroh atau Euntei Ie ini sering di lihat nelayan, namun sekarang ini jarang terlihat oleh nelayan. “Nelayan-nelayan dahulu sering melihat hantu laut jenis Euntei Ie ini, tapi saat ini teknologi nelayan yang sudah canggih jarang sekali para nelayan menemukan Euntei Ie meski cerita ini kerap di ceritakan,” kata Razali M. Ali kepada penulis.

Kata Panglima Laot Lhok Idi, mengaku dirinya pernah melihat Euntei Ie.”Saya sendiri pernah melihat Euntei Ie, saat saya melaut sekitar tahun 1999 di selat Malaka sekitar kawasan laut Jambo Aye Aceh Utara. Teringat saya saat itu Euntei Ie sempat naik ke parahu kami, dan kami mengusirnya dengan tali ijok, atau serabut pehon aren,” kisah Razali M. Ali Panglima Laot Lhok Idi.

Pada intinya, Euntei Ie atau Bambang Taloe Aroh adalah sejenis hantu laot yang masih sering diceritakan para nelayan, konon ceritanya salah satu hantu laut yang juga menggangu para nelayan. Namun semua hantu seperti dalam film-film masing masing punya sikap usil tersendiri.

Source Image Ini adalah kunang-kunag laut.


Karena saya belum pernah melihat langsung wujud nyata Euntei Ie maka pada artikel ini saya membayangkan Euntei Ie itu adalah kunang-kunag laut. Apakah Euntei Ie itu adalah benar hantu laut atau kunang-kungan laut belum kita tahu pasti. Namun misteri Euntei Ie telah menajadi cerita nelayan saat berkumpul di warung kopi.

By : @ilyasismail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *