Mudah Mendapatkan Bahan Pangan Organik di Aceh

Sering kita dengarkan pembicaraan teman-teman di warung kopi tentang banyaknya penyakit yang diderita oleh masyarakat dewasa ini. Teman-teman selalu membandingkan genarasi kelahiran tahun delapan puluhan lebih cendrung terserang penyakit dibandingkan dengan orang-orang yang sudah berusia 70 tahun, jarang sakit dan masih mampu mengerjakan lahan sawah dan kebun mereka. Dari diskusi tersebut, maka timbul pertanyaan kenapa orang yang sudah berusia 70 tahun masih sehat dan mampu bekerja dengan baik?.

Source Image Becground

Pada artikel ini saya ingin menjawab pertanyaan tersebut, bahwa banyak penelitian yang mangatakan, sering mengkomsumsi makanan yang mengandung bahan kimia akan merusak organ tubuh kita dan dapat merusak sel-sel tubuh. Hal ini sebenarnya disadari oleh masyarakat kita, akan tetapi karena masyarakat kita lebih cendrung ingin cepat dan praktis dan mementingkan kepentingan bisnis dari sebuah usaha, maka masyarakat dewasa ini tidak peduli terhadap kesehatan dirinya sendiri dan orang banyak.

Hari ini ada istilah bahan pangan organik yaitu bahan makanan yang diproduksi dengan pertanian organik, tanpa menggunakan bahan kimia seperti pertisida sintetik dan pupuk kimia. Jika kita kembali pada partanian jaman dulu meski tidak tersebut dengan istilah organik, sudah pasti cara bertani masyarakat jaman dulu 100 persen organik. Saya teringat nenek saya ketika padinya diserang hama di sawah, Nenek saya mengunakan bambu kuning untuk mengusir hama, atau menggunakan abu sisa pembakaran sekam untuk mengusir hama, tidak menggunakan pertisida seperti sekarang ini.

Source Image


Dahulu Nenek saya bertani untuk kebutuhan pangan keluarga jarang sekali Nenek saya menjual padi hasil panen sawahnya. Sudah pasti padi hasil pertanian nenek saya adalah produk organik meski tidak mempunyai lebel organik. Nah, cara pertanian hari ini jauh berbeda dengan apa yang dilakukan nenek saya zaman dulu. Hari ini setiap petani untuk menyuburkan tanaman padinya menggunakan pupuk kimia, ketika tanaman padi diserang hama sudah pasti petani menggunakan bermacam jenis pertisida untuk membunuh hama. Bahkan penggunaan pertisida ketika biji padi telah berisi, yaitu dengan menyomprot pertisida pada sore hari saat biji padi mulai membuka pori-porinya sehingga pertisida akan masuk kedalam biji padi.


Source Image


Ketika masa panen tiba, sebahagian padi yang ditanam dengan menggunakan bahan kimia itu dijual kepasar, sebahagiannya lagi disimpan sebagai pangan kosumsi rumah tangga. Tidak kita sadari bahwa padi yang menggunakan pupuk kimia dan pertisida tersebut telah kita gunakan juga untuk kosumsi sendiri ini adalah salaha satu cara yang salah telah kita lakukan, dengan tidak sadar beras yang kita kosumsi mengandung bahan kimia. Dan banyak bahan pangan lainya yang dewasa ini menggunakan bahan kimia dan pertisida pada cara pertanian.

Jika kita kembali kepada pertanian masa lampau, kita masyarakat Aceh yang masih mendiami ditas lahan-lahan sawah yang subur, diatas tanah-tanah perkarangan yang luas masih dapat kita membuka lahan pertanian organik untuk kosumsi keluarga kita dan masyarakat Aceh lainya. Nah kenapa kita hari ini tidak serius memamfaatkan lahan perkarangan dan sawah kita di Aceh untuk produksi pangan organik untuk kosumsi rumah tangga dan komersil. Sehingga provinsi Aceh menjadi daerah pertanian organik di Indonesia untuk mendapatkan pasar pangan organik Nasional dan International.

Apa alasannya di Provinsi Aceh masih mudah mendapatkan pangan organik?. Jawabanya, lahan-lahan pertanian di Provinsi Aceh masih sangat perawan dan belum terkontiminasi dengan limbah-limbah indutri. Alam Aceh masih semula jadi yang dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian organik, dan cara bertani masyarakat Aceh masih banyak menggunakan cara-cara tardisional yang mengandalkan pupuk kompos dari kotoran ternak. Bahkan tanah Aceh masih mempunyai bakteri pengurai dari sisa dedaunan, sehingga sangat mendukung untuk lokasi pertanian organik.

Source Image


Kenapa tidak hari ini masyarakat Aceh lebih mengutamakan pertanian organik dengan kost produksi lebih murah dan hasil panen berkualitas dan sehat. Upaya ini harus didukung juga oleh Pemerintah Aceh untuk menumbuhkan pertanian organik di sentoro Aceh. Seharusnya pemerintah sadar dalam hal ini, karena sitem pertanian tidak diatur seperti kurikulum sekolah. Manfaat dari peningkatan pertanian organik di Aceh, dapat meningkatkan pendapatan petani, daya jual produk pertanian lebih mahal, menciptakan masyarakat hidup sehat, mengurangi kost anggaran pemerintah untuk subsidi pupuk kimia kepada masyarakat petani, menurunkan biaya pelayanan kesehatan, karena masyarakat telah menempuh hidup sehat kosumsi bahan pangan organik. Jangan Tinda Bahagia Ketika Masih Mempunyai Kesempatan.

By: @ilyasismail

SALAM KOMUNITAS STEEMIT INDONESIA

Please Follow Me in Steemit.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *