My Idea : Bidang Study Konservasi Untuk Sekolah Menengah di Aceh

Latar Belakang Bidang Study Konservasi untuk Sekolah Menengah di Aceh

Mengingat Aceh secara administrasi salah satu provinsi di Negara Republik Indonesia yang mempunyai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang merupakan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) seluas 1.094.692 hektare. Maka sangat penting sekolah-sekolah menengah di Aceh untuk menambahkan bidang Study Konservasi sebagai proses pembelajaran untuk bertu membangun semangat siswa untuk pelestarian lingkungan hidup khusunya pelestarian lingkungan Leuser dan hutan Aceh secara keseluruhan.

Seperti tertulis di Wikipedia, bahwa taman Nasional Leuser meliputi ekositem hutan lebat khas hujan dan tropis yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, penunjang budidaya, dan pariwisata yang dapat kita wariskan kepada anak-anak cucu bangsa ini di masa akan datang. TNGL memiliki fungsi penting, yakni perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya, serta serta dapat dimanfaatkan secara letari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya secara berkelanjutan.

Sesuai dengan tatanan syariat Islam yang kaffah di Aceh, maka bidang study konservasi juga dapat dijadikan sebagai pengingat generasi muda untuk lebih memaknai bahwa manusia adalah khalifah di atas bumi ini. Sebagaimana tuntunan agama Islam, seorang khalifah adalah seorang pemimpin yang mempunyai tanggungjawab untuk meletarikan bumi ini dari kehancuran, agar bumi ini dapat dimanfaatkan selamanya sebagai tempat untuk mendapatkan penghidupan yang berimbang.

Tujuan Bidang Study Konservasi

Bidang Study Konservasi untuk sekolah menegah atas di Aceh bertujuan sebagai proses pembelajaran untuk membangun semangat dan melatih bakat generasi Aceh agar berprilaku dan menanam sikap mencintai lingkungan serta dapat melestarikan khazanah bangsa. Selain itu bidang study konservasi juga bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan generasi bangsa ini tetang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan, serta untuk menggerakkan generasi Aceh untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Sasaran Bidang Study Konservasi

Sasaran bidang study konservasi adalah pelajar sekolah menengah atas di Aceh, dimulai pada tingkat kelas II Sekolah Menengah Atas (SMA). Bidang study konservasi ini sangat penting dan khususnya untuk sekolah menengah yang bersentuhan langsung dengan Kawasan Hutan Nasional Leuser, seperti Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Timur, dan pada umumnya untuk seluruh Sekolah Menengah Atasa di kabupaten/ kota lainya di Aceh.

Metode dan Waktu Pembelajaran Bidang Study Konservasi

Metode pembelajaran Bidang study konservasi dapat diajarkan dengan waktu dua atau tiga jam dalam satu pekan. Dengan guru khusus yang membindangi bidang konservasi atau dapat digantikan oleh guru bidang study Biologi.

Metode pembelajaran:

  • Sejarah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL)
  • Memperkenalkan satwa-satwa penting yang ada di TNGL
  • Memperkenalkan tumbuhan-tumbuhan yang terkandung di TNGL
  • Pengetahuan tetang pentingnya pelestarian lingkungan untuk kelangusungan hidup yang berimbang, menurut dalil agama dan dalil adat istiadat Aceh.
  • Tindakan dan sanksi terhadap perusakan lingkungan hidup.

Semoga saja gagasan saya tetang bidang study konservasi ini dapat dilaksanakan di Aceh khususnya, supaya generasi Aceh kedepan menjadi generasi yang dapat mengupayakan kehidupan yang seimbang di tanah Sarambi Mekkah ini. Semoga saja Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dapat mengupayakan Bhadirnya Bidang Study Konservasi secara khusus di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Seluruh Provinsi Aceh- Indonesia. Jangan Tunda bahagia, Berbahagialah Senantiasa, dan Bersyukurlah.

By : @ilyasismail

SALAM KOMUNITAS STEEMIT INDONESIA

Please Follow Me in Steemit.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *